Rinosinusitis, Gangguan Pada Hidung

071119170153-largeHidung mempunyai peranan penting bagi tubuh manusia terutama dalam fungsi penciuman dan pernapasan. Sama seperti bagian tubuh lainnya, hidung juga tidak luput dari berbagai penyakit. Salah satu gangguan seputar hidung adalah sinusitis. Meskipun sebagian besar tidak membahayakan namun dapat mempengaruhi dan mengganggu kualitas hidup.

Sinusitis adalah suatu peradangan pada sinus (rongga) yang terjadi karena alergi atau infeksi virus, bakteri maupun jamur. Umumnya gangguan pada sinus hampir selalu berhubungan dengan gangguan hidung, sehingga kini lebih dikenal dengan istilah rinosinusitis.

Berdasarkan klasifikasi terbaru dari AAAI (American Academy of Allergy, Asthma and Immunology), rinosinusitis terbagi menjadi 2 golongan :

1. Rinosinusitis Akut
Ciri-ciri : gangguan ini berlangsung kurang dari 12 minggu. Biasanya terjadi 4 kali dalam setahun. Tapi biasanya, setelah diterapi selaput pada hidung bisa kembali normal

2. Rinosinusitis Kronis
Ciri-cirinya : Gangguan ini berlangsung lebih dari 12 minggu. Dalam setahun bisa terjadi 4 kali dan selaput atau mukosa tidak dapat kembali normal.

Penyebab

Penyebab rinosinusitis bisa bermacam-macam. Pada rinosinusitis biasanya disebabkan oleh penyakit asma, alergi dan gangguan sistem kekebalan atau kelainan sekresi maupun pembuangan lendir.

Sementara rinosinusitis akut, dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, jamur, peradangan menahun pada saluran hidung, penyakit tertentu seperti gangguan sistem kekebalan dan kelainan sekresi lendir.

Gejala

Gejala khas kelainan pada sinus adalah sakit kepala yang dirasakan ketika penderita bangun pada pagi hari. Sementara gejala lainnya adalah demam, rasa letih, lesu, batuk dan hidung tersumbat ataupun berlendir.

Gigi berlubang juga dapat menyebabkan sinusitis terutama jika lubang terdapat pada gigi geraham atas. Akar pada gigi geraham atas dapat menembus sampai ke dasar sinus maksilaris sehingga infeksi pada gigi dapat menjalar ke rongga sinus.

Pengobatan

Biasanya penderita sinusitis akan diberikan obat berupa antibiotik untuk mengendalikan infeksi bakteri dan pereda rasa nyeri. Terapi obat ini dilakukan minimal 2 minggu. Untuk mengurangi penyumbatan dan peradangan, bisa juga diberikan obat semprot hidung yang mengandung streoid atau dekongestan.

Jika dalam 2 minggu perawatan dengan terapi obat tidak membaik, maka harus dilakukan foto rontgen sinus atau CT Scan untuk melihat perluasan penyakitnya.

Sebagai tambahan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut, seperti :

* Tinggal di dalam ruangan dengan temperatur yang sama
* Menghirup uap dari semangkok air panas
* Obat semprot hidung yang mengandung larutan garam
* Kkompres hidung di daerah sinus yang mengalami gangguan
* Hindari posisi membungkuk dengan kepala tertunduk, karena gerakan ini bisa meningkatkan rasa sakit
*

Banyak minum cairan untuk membantu melarutkan lendir.

Sumber: conectique.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.